cara mendapatkan sertifikasi profesi

Cara Mendapatkan Sertifikasi Profesi

Secara ringkas cara mendapatkan sertifikasi profesi adalah menggunakan beberapa berikut ini:

  1. Cari tahu apakah ada sertifikasi profesi yang tersedia di bidang yang Anda minati. Banyak profesi memiliki lembaga sertifikasi yang menawarkan sertifikasi keahlian di bidang tersebut.
  2. Pelajari persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi. Persyaratan biasanya meliputi pendidikan, pengalaman kerja, dan pelatihan khusus.
  3. Buat rencana pelatihan atau pelatihan yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan sertifikasi. Ini bisa berupa kursus atau program pelatihan yang ditawarkan oleh lembaga sertifikasi atau institusi pendidikan terkait.
  4. Daftar untuk ujian sertifikasi. Ujian sertifikasi biasanya merupakan bagian dari proses sertifikasi yang harus dilalui untuk membuktikan keahlian Anda di bidang tersebut.
  5. Lulus ujian sertifikasi. Jika Anda lulus ujian, maka Anda akan menerima sertifikasi profesi yang menunjukkan bahwa Anda memiliki keahlian di bidang tersebut.
  6. Tetap terupdate dengan perkembangan di bidang Anda. Sertifikasi profesi biasanya memiliki masa berlaku tertentu, dan untuk mempertahankan sertifikasi Anda, Anda mungkin harus mengikuti pelatihan tambahan atau ujian sertifikasi ulang setelah masa berlaku sertifikasi tersebut habis.

Nah, untuk mendapatkan pemahaman lebih lengkap, mari kita coba mengkaji konsep dari sertifikasi profesi lebih lengkap melalui artikel ini. Atau anda bisa konsultasi langsung dengan Tim Ferdi Training Center mengenai Sertifikasi Profesi yang saat ini anda butuhkan dengan Klik Tombol WhatsApp dibawah ini:

CHAT WA FERDI TRAINING CENTER

Apa Itu Sertifikasi Profesi

Sertifikasi profesi adalah proses verifikasi resmi yang dilakukan oleh suatu organisasi atau lembaga. Hal tersebut untuk memastikan bahwa seseorang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang diperlukan untuk menjalankan suatu profesi tertentu. Sertifikasi ini biasanya diperoleh melalui serangkaian ujian atau tes yang mengukur pengetahuan dan keterampilan seseorang dalam bidang terkait.

Sertifikasi profesi dapat memberikan kredibilitas dan validitas kepada seseorang dalam menjalankan suatu profesi. Biasanya dianggap sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan atau promosi dalam bidang terkait.

Contoh Sertifikasi Profesi

Beberapa contoh sertifikasi profesi yang dapat diterima seseorang adalah;

  • Certified Public Accountant (CPA) untuk profesi akuntan
  • Registered Nurse (RN) untuk profesi perawat
  • Certified Information Systems Security Professional (CISSP) untuk profesi keamanan sistem informasi.

Ada juga banyak sertifikasi profesi lainnya yang dapat diterima seseorang sesuai dengan bidang profesinya, seperti sertifikasi profesi teknisi listrik, sertifikasi profesi guru, atau sertifikasi profesi manajemen risiko. Setiap sertifikasi profesi biasanya memiliki persyaratan dan tahapan yang berbeda-beda, tergantung pada organisasi atau badan yang mengeluarkannya.

cara mendapatkan sertifikasi profesi

Cara Mendapatkan Sertifikasi Profesi di Indonesia

Di Indonesia, sertifikasi profesi dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang merupakan lembaga resmi yang menangani masalah sertifikasi profesi. BNSP bertugas mengembangkan dan menyelenggarakan sistem sertifikasi profesi di Indonesia. Termasuk mengeluarkan sertifikat kepada para profesional yang telah memenuhi syarat dan lulus ujian sertifikasi profesi yang ditetapkan.

Untuk mendapatkan sertifikasi profesi dari BNSP, seseorang harus memenuhi persyaratan yang berlaku, mengikuti program pendidikan dan pelatihan yang ditetapkan, dan lulus ujian sertifikasi yang diadakan oleh BNSP. Setelah lulus ujian, seseorang akan mendapatkan sertifikat yang menunjukkan bahwa ia telah resmi terakreditasi sebagai profesional dalam bidang terkait.

Bidang Apa Yang Bisa Mendapatkan Sertifikasi Profesi Dari BNSP

BNSP mengeluarkan sertifikasi profesi untuk berbagai bidang dan profesi, termasuk akuntansi, kedokteran, keperawatan, teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro, teknik industri, teknik kimia, dan banyak lagi. Anda dapat mengecek daftar lengkap profesi yang dapat mendapatkan sertifikasi dari BNSP di situs web resmi BNSP. Jika Anda ingin mendapatkan sertifikasi profesi dari BNSP, Anda dapat menghubungi BNSP atau lembaga pendidikan yang menawarkan program pendidikan dan pelatihan yang ditetapkan oleh BNSP untuk profesi terkait.

Bagaimana BNSP Menetapkan Standar Kompetensi

Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP bertugas menetapkan standar kompetensi kerja di Indonesia. Standar kompetensi adalah kriteria yang digunakan untuk menilai dan mengukur kompetensi seseorang dalam suatu pekerjaan atau profesi. BNSP menetapkan standar kompetensi dengan melakukan kajian terhadap kebutuhan dunia kerja dan kualifikasi yang dibutuhkan seseorang untuk bisa bekerja di bidang tersebut.

Setelah itu, BNSP menyusun dan menetapkan standar kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Standar kompetensi ini kemudian digunakan sebagai acuan dalam proses sertifikasi profesi. Secara Nasional standar kompetensi untuk berbagai profesi disebut Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Cara Mendapatkan Sertifikasi Profesi yang pertama adalah memahami dahulu, apa saja Unit Kompetensi dalam SKKNI sesuai bidang profesi anda. Apa yang anda lakukan dan kerjakan dalam profesi anda bisa diukur dan divalidasi menggunakan Uji Kompetensi sesuai SKKNI.

BNSP

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

LSP adalah singkatan dari Lembaga Sertifikasi Profesi. LSP adalah lembaga yang ditunjuk oleh BNSP untuk melakukan sertifikasi profesi sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh BNSP. Dengan kata lain, LSP adalah lembaga yang bertanggung jawab untuk melakukan proses penilaian dan pemberian sertifikat kepada seseorang yang memenuhi kriteria kompetensi yang telah ditetapkan oleh BNSP.

Hubungan antara LSP dan BNSP adalah BNSP menetapkan standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh seseorang untuk mendapatkan sertifikat profesi, sedangkan LSP adalah lembaga yang melakukan proses sertifikasi untuk memastikan bahwa seseorang memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh BNSP.

Maka ini bisa menjadi Cara Mendapatkan Sertifikasi Profesi yang kedua. Anda bisa mengajukan diri kepada LSP untuk proses uji kompetensi. Terutama apabila anda mendapati pemahaman yang baik terhadap Unit-unit Kompetensi yang akan menjadi materi Uji. Namun sebagian besar calon peserta uji biasanya masih membutuhkan pemahaman, pendalaman dan panduan. Tujuannya agar lebih siap dan mampu mengikuti uji kompetensi dengan target yaitu dinyatakan KOMPETEN (K) oleh asesor.

Secara regulasi, LSP tidak diperbolehkan menyelenggarakan pelatihan atau diklat bagi calon peserta uji kompetensi. Maka disinilah peran Lembaga Diklat Profesi atau Training Provider atau Lembaga Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan Program Pembinaan/Training/Pelatihan. Tentunya dengan materi berbasis kompetensi dan pemahaman unit-unit kompetensi dalam SKKNI.

Lembaga Diklat Profesi/Training Provider

Ada banyak mitra Ferdi Training Center yang menjadi Lembaga Diklat Profesi atau Tempat  Uji Kompetensi dari LSP berbagai bidang profesi. Inilah peran kami mempersiapkan anda mengikuti Uji Kompetensi bagi anda yang ingin mendapatkan Sertifikasi Profesi.

Secara lengkap, kami menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi sesuai dengan rekomendasi Jam Pelajaran (JPL) yang ditetapkan. Kami akan memfasilitasi anda dengan informasi administrasi dan persiapan apa saja yang harus anda lengkapi sebelum uji kompetensi.

Maka Cara Mendapatkan Sertifikasi Profesi dengan mudah adalah cukup menghubungi kami dan konsultasikan kebutuhan anda. Anda bisa mempelajari program-program Sertifikasi Profesi BNSP yang telah kami sediakan >> KLIK DISINI

Namun apabila anda belum menemukan program sertifikasi profesi yang sesuai atau anda masih membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan Klik Tombol WhatsApp dibawah ini untuk langsung terhubung dengan kami:

CHAT WA FERDI TRAINING CENTER

Manfaat Memiliki Sertifikasi Profesi

  1. Meningkatkan kredibilitas dan validitas profesi seseorang di mata masyarakat dan dunia kerja. Sertifikasi profesi menunjukkan bahwa seseorang telah melewati serangkaian ujian dan tes yang mengukur pengetahuan dan keterampilan dalam bidang terkait, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan orang lain terhadap profesionalisme seseorang.
  2. Menjadi syarat untuk mendapatkan pekerjaan atau promosi di bidang terkait. Banyak perusahaan atau instansi yang mengharuskan calon pegawai atau karyawan untuk memiliki sertifikasi profesi untuk mendapatkan pekerjaan atau promosi di bidang terkait. Dengan memiliki sertifikasi profesi, seseorang akan lebih diunggulkan dalam proses rekrutmen atau seleksi promosi.
  3. Menjadi standar profesi yang harus dipenuhi oleh seseorang dalam menjalankan profesinya. Sertifikasi profesi menetapkan standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh seseorang dalam menjalankan profesinya. Sehingga seseorang yang memiliki sertifikasi profesi diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dalam bidang terkait.
  4. Memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Untuk mendapatkan sertifikasi profesi, seseorang harus mengikuti program pendidikan dan pelatihan yang ditetapkan oleh BNSP atau LSP yang bersangkutan. Dengan mengikuti program tersebut, seseorang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang terkait, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dalam pekerjaannya.
  5. Meningkatkan daya saing di pasar kerja. Sertifikasi profesi dapat meningkatkan daya saing seseorang di pasar kerja, karena sertifikasi ini menunjukkan bahwa seseorang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu profesi tertentu. Dengan memiliki sertifikasi profesi, seseorang akan lebih mudah diterima di perusahaan atau instansi yang menginginkan karyawan yang memiliki kualifikasi tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *